Rabu malam teman ku dari Salatiga mendatangiku ke kos. Ia akan ada jadwal interview dengan user Polytron Kudus. Dia membawakanku Oreo. Aku lupa memakannya. Di saat menganggur seperti ini oreo memberiku inspirasi.
Sabtu pertama dalam hidupku aku berada sendirian di kota asing Kudus. Menikmati oreo dan mengevaluasi apa saja yang sudah terjadi dalam hidupku selama di Kudus.
Kudus benar-benar kota asing bagiku dan lebih asing lagi ketika aku berada di kos-kosan dengan 4 orang lelaki asing. Aku melamun sambil terus makan oreo. Aku belum mengenal semua lelaki itu hanya 1 yang aku sering sapa. Ada orang magelang bernama Anton. Hanya sering berpapasan saja jadi sering menyapa. kalo sama yang lain paling Cuma senyam senyum belum berani kenalan. Hahhahaha..
Sudah 9 hari aku hidup bersama lelaki asing itu. Aku harus berbagi kamar mandi, wc, dan tv. Tv ada di depan kamarku dan aku terbiasa nonton tv dengan teman2 kosku cewek tp sekarang harus dengan lelaki. Mending tv, kalau kamar mandi. Dimana biasa aku luluran, berlama2an di kamar mandi, sekarang tidak bisa lagi. Harus antri, dan tidak enak kalau lama2. Bayangkan lagi mengoleskan lulur tiba2 kamar mandi diketok. Mending kalau dikosan cewek, kalaupun diketok keluar dr kamar mandi dengan masih keadaan luluran ga masalah. Lhah ini diantara lelaki-lelaki mana bisa. hahahhaa…
Menyuci pakaian dalam aja aku harus mencari jadwal dimana mereka sibuk dan pulang malam ke kos. kalaupun mereka ada dan aku mau jemur, pasti aku tutup2in dengan tanktop tanktop sehingga ga keliatan seronok dan berwarna. Hahhahaa..
Itulah kesan pertama selama seminggu di Kudus Semarak. Happy afternoon :)
No comments:
Post a Comment